Institusion
Universitas Kusuma Husada Surakarta
Author
Aprilia Eka Puspita, April
Subject
Datestamp
2024-09-04 04:58:51
Abstract :
Hipertensi emergency diartikan sebagai tekanan darah yang meningkat berat dan disertai
adanya perburukan atau kerusakan organ target. Kepatuhan minum obat sebagian besar
penderita hipertensi rutin minum obat yaitu sebanyak 54,4%. Sementara penduduk yang
tidak rutin minum obat dan tidak minum obat sama sekali masing-masing sebesar 32,27%
dan 13,33%. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien hipertensi dalam
menjalani pengobatan hipertensi yaitu tingkat pengetahuan. Desain penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Analisis
data menggunakan Uji Kendal?s Tau dengan tingkat kemaknaan < 0,05. Populasi dalam
penelitian ini sebanyak 45 pasien yang mengalami hipertensi emergency dengan teknik
non-probability sampling. Penelitian ini menggunakan 2 kuesioner. Hasil analisa univariat
menunjukkan karakteristik responden mayoritas berjenis kelamin laki-laki (55,6%),
berusia elderly (55,6%), berpendidikan SMP dan Perguruan Tinggi (28,3%), tingkat
pengetahuan rendah (42,2%), dan tingkat kepatuhan rendah (44,4%). Hasil Analisa bivariat
menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat
pada pasien hipertensi emergency dengan nilai p value 0.000 < 0.05. Kesimpulan : Semakin
tinggi Tingkat pengetahuan pasien maka semakin tinggi pula Tingkat kepatuhan minum
obat pasien.