Abstract :
Sampah organik pasar tradisional dapat dimanfaatkan menjadi kompos sehingga dapat memiliki nilai tambah dari produk sampingan yang dihasilkan manusia. Selama ini proses pengomposan terkesan sulit dan merepotkan serta membutuhkan waktu yang cukup lama. Bau yang ditimbulkan menjadi salah satu faktor penyebab malasnya masyarakat untuk mengolah sampah organik. Dari fenomena tersebut muncul gagasan untuk merancang alat komposter yang bermanfaat untuk mencacah sampah dan mengaduk sampah dengan bio-aktivator agar proses pengomposan menjadi lebih mudah. Dimensi komposter yang dibuat, ditetapkan berdasarkan ukuran anthropometri tubuh manusia dengan tujuan pengguna komposter dapat menggunakannya dengan rasa nyaman dan tidak terlalu lelah. Dimensi rancangan alat komposter memiliki tinggi 99 cm, panjang 146 cm, dan lebar 52cm. Total biaya yang dibutuhkan untuk membuat rancangan komposter ini adalah Rp 1.710.500. Dari hasil analisis BEP didapatkan bahwa titik impas terjadi saat kompos berhasil terjual 4.794 kg atau setara dengan Rp 19.180.688.