DETAIL DOCUMENT
Analisis Pengaruh Variabel Ekonomi Makro Terhadap Risiko Sistematik Saham Perusahaan di LQ45
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Musi Charitas
Author
Saputra, Irvan
Subject
H Social Sciences (General) 
Datestamp
2021-01-12 03:46:49 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekonomi makro terhadap risiko sistematik saham perusahaan LQ45. Dalam penelitian ini ekonomi makro diwakili oleh kurs, tingkat inflasi, tingkat suku bunga SBI, dan jumlah uang beredar. Penelitian ini menggunakan data yang didapat dari laporan tahunan Bank Indonesia dan publikasi Badan Pusat Statistik. Penelitian ini menggunakan periode penelitian dari tahun 2005 sampai dengan tahun 2009. Penelitian ini menggunakan pengujian uji statistik dan pengujian hipotesis dengan analisis jalur. Analisis data diaawli dengan melakukan uji statistik dan uji hipotesis. Uji statistik menggunakan uji normalitas. Uji hipotesis menggunakan uji t dan uji F. Selanjutnya, data yang penelitian yang didapat dari laporan tahunan Bank Indonesia dan publikasi Badan Pusat Statistik tersebut dianalisis menggunakan uji statisitk dengan menggunakan program aplikasi Statistical Package for the Sosial Science (SPSS) versi 11.0 kemudian dilanjutkan dengan analisis jalur. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingkat suku bunga SBI dan jumlah uang beredar mempunyai pengaruh terhadap risiko sistematik saham perusahaan LQ45. Tingkat suku bunga SBI dan jumlah uang beredar mengalami fluktuasi berupa kenaikan dan penurunan sesuai dengan keadaan perekonomian yang terjadi di Indonesia. Fluktuasi ini mampu dikendalikan emlalui kebijakan pemerintah dalam hal kebijakan moneter sehingga kenaikan atau penurunan yang terjadi dapat diprediksi dengan keadaan perekonomian yang terjadi. Sebaliknya dari pengujian yang dilakukan, meyatakan bahwa kurs dan tingkat inflasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap risiko sistematik saham prusahaan LQ45. Hal ini mungkin disebabkan kenaikan dan penurunan kurs dan tingkat inflasi yang tidak mampu dikendalkikan melalui kebijakan pemerintah. Dengan demikian kurs dan tingkat inflasi tidak dapat menggambarkan keadaan perekonomian pada saat itu dan tidak dapat mempengaruhi risiko sistematik saham perusahaan LQ45 
Institution Info

Universitas Katolik Musi Charitas