Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah anomali akhir hari perdangangan (Day-End Effect) terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Anomali akhir hari perdagangan merupakan salah satu bentuk penyimpangan dari hipotesis pasar efesien bentuk lemah. Di dalam teori pasar efesien bentuk lemah seharusnya pergerakan saham bergerak sesuai dengan teori langkah acak (random walk theory). Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Periode pengamatan pada penelitian ini ialah bu;an februari sampai dengan juli 2009. Dengan menggunakan data harga harian LQ45 akan diperoleh return saham yang kemudian akan diuji.
Sebelum dilakukan pengujian untuk melihat keberadaan anomali akhir hari perdagangan, uji normalitas terhadap data dilakukan terlebih dahulu untuk melihat apakah data terdistribusi dengan normal. Setelah itu data akan diuji dengan menggunakan alat uji statistik yaitu statistic deskriptif dan diyakinkan dengan uji regressiion linear.
Pada hasil penelitian menunujukkan bahwa tidak terjadi return yang lebih tinggi pada periode akhir hari perdagangan, begitupun dengan ditolaknya hipotesis kedua yang menyatakan bahwa terjadi penurunan return yang lebih rendah pada periode awal hari perdagangan. Hal ini menunjukkan bahwa anomali akhir hari perdagangan tidak terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI).