Abstract :
Dalam skripsi ini, penelitian dilakukan terhadap 31 sampel perusahaan industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan data time series dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2008. Variabel yang digunakan adalah current ratio (CR), debt to asset ratio (DAR), debt to equity ratio (DER), equity multiplier (EM), gross profit margin (GPM), net profit margin (NPM), return on investment (ROI), return on equity (ROE), inventory turn over (ITO), dan total asset turn over (TATO), sebagai variabel independen dan tingkat kesehatan perusahaan sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan analisis diskriminan (Two-Group Discriminant Analysis) untuk melihat kontribusi masing-masing variabel secara individu dan secara simultan dalam memprediksi tingkat kesehatan perusahaan.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa return on investment (ROI) mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap kesehatan perusahaan industri dasar dan kimia. Hal ini berarti bahwa return on investment (ROI) merupakan tolak ukur yang lebih baik dalam memprediksi tingkat kesehatan perusahaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa lima variabel independen yaitu current ratio (CR), gross profit margin (GPM), return on investment (ROI), inventory turn over (ITO), dan total asset turn over (TATO) berpengaruh secara simultan terhadap tingkat kesehatan perusahaan industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.