Abstract :
Human immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang
menyebabkan penyakit Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Infeksi
virus dari HIV dapat mengakibatkan kerusakan pada sistem imun pertahanan dan
kekebalan tubuh. Jumlah terinfeksi HIV dan AIDS di Indonesia meningkat setiap
tahun nya yaitu pada tahun 2018 mencapai 10.506 kasus, dan meningkat pada
tahun 2019 mencapai 50.282 kasus.
Tujuan Penelitian : Diketahui perbedaan sikap remaja terhadap pencegahan
HIV/AIDS sebelum dan sesudah di lakukan edukasi melalui WhatsApp Grup
(WAG) pada remaja di SMA YWKA Palembang.
Metode Penelitian : Jenis penelitian ini kuantitatif, desain Quasi Eksperimen
dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi berjumlah 144
responden dan sampel berjumlah 60 responden. Intervensi yang dilakukan dengan
memberikan edukasi pencegahan HIV AIDS melalui WAG 4 kali dalam 1 minggu
dengan alat bantu video dan poster. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon
sign test
Hasil : Rata-rata umur responden 15,42. Karakteristik responden terbanyak
berjenis kelamin perempuan 35 responden (58,3%).Hasil analisa uji statistik
Wilcoxon Sign Test didapatkan nilai p-value 0,000 (p<0,05), artinya terdapat
perbedaan yang signifikan antara sikap pencegahan sebelum dan sesudah
dilakukan edukasi.