Abstract :
Sumber daya manusia merupakan aset yang penting bagi keberlangsungan
kegiatan operasional setiap perusahaan. Manusia adalah perencana, pelaku
sekaligus penentu terwujudnya tujuan organisasi. Salah satu tuntutan masyarakat
kepada pegawai sektor publik adalah penegakan terhadap pilar-pilar yang antara
lain terdiri dari transparansi dan akuntabilitas. Transparansi adalah keterbukaan
atas semua tindakan dan kebijakan yang diambil, sedangkan Akuntabilitas adalah
kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban atau untuk menjawab dan
menerangkan kinerja dan tindakan yang dilakukan. Masa kerja merupakan
karakteristik biografis terakhir yang dibahas dalam konsep karakter individu.
Masa kerja atau lama kerja diyakini akan dapat memberikan nilai tambah
tersendiri kepada seseorang untuk bertindak transparan dan akuntabel serta dapat
berperan untuk mempengaruhi kinerja seorang pegawai.
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh transparansi dan
akuntabilitas terhadap kinerja karyawan dengan lama kerja atau masa kerja
sebagai variabel moderating. Penelitian ini dilakukan pada 12 dinas yang ada di
Kota Gresik, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan
metode purposive sampling dan berjumlah 50 sampel dari 84 kuesioner yang telah
disebarkan. Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan
tingkat signifikansi 5% dan untuk pengujian variabel moderating menggunakan
metode MRA (Moderated Regresion Analysis). Hasil analisis dari model regresi
yang digunakan menunjukkan bahwa variabel transparansi dan akuntabilitas
berpengaruh terhadap besarnya tingkat kinerja karyawan secara parsial dan secara
simultan. Hubungan interaksi antara variabel transparansi dan lama kerja
berpengaruh dan mampu memoderasi hubungan antara transparansi terhadap
kinerja karyawan secara parsial dan simultan. Sedangkan interaksi antara variabel
akuntabilitas dan lama kerja tidak berpengaruh sehingga tidak mampu
memoderasi hubungan antara akuntabilitas terhadap kinerja karyawan secara
parsial.