Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur kepemilikan terhadap pengungkapan manajemen risiko. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kepemilikan manajemen, kepemilikan institusi domestik, kepemilikan institusional asing, kepemilikan publik. Variabel dependen adalah pengungkapan manajemen risiko.
Sampel yang digunakan adalah laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2012. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah 35 perusahaan dari 2 tahun periode (2011-2012). Metode statistik yang digunakan adalah analisis regresi linear dikalikan, uji asumsi klasik dengan hipotesis uji T dan uji F.
Hasil analisis berdasarkan penggunaan semua variabel menunjukkan bahwa kepemilikan manajemen, kepemilikan institusi domestik, kepemilikan institusional asing dan kepemilikan publik tidak berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko.