Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
Hanif, Muhammad Miftachul
Subject
Industrial Engineering
Datestamp
2019-06-26 11:58:20
Abstract :
S.A Bakery merupakan usaha kecil menengah yang bergerak di bidang pembuatan
roti. Usaha tersebut mengalami ketidakpastian dari jenis risiko seperti
keterlambatan pengiriman supplier, perencanaan produksi, sumber daya manusia,
dan produk melebihi batas kadaluarsa sehingga terjadi pada aliran proses yang
dilakukan membuat produksi terhambat sehingga menimbulkan kerugian dari
sisi produksi maupun finansial. Oleh karena itu dibutuhkan manajemen risiko
rantai pasok dalam mengidentifikasi kejadian risiko muncul dan menetukan
penyebab risiko yang diprioritaskan untuk menentukan strategi meminimalkan
risiko untuk mengatasi penyebab risiko pada rantai pasok. Identifikasi dengan
pendekatan Supply Chain Operations References (SCOR) dan House Of Risk yang
menghasilkan 12 kejadian dan potensi risiko 10 agen risiko dan 8 tindakan
meminimalkan risiko. Pengelolaan risiko dilakukan dengan menggunakan
metode House Of Risk (HOR) yang menjadi dua tahapan yaitu tahap pertama
identifikasi risiko (HOR1) dan perumusan strategi meminimalkan risiko (HOR2),
dalam HOR 1 menghasilkan urutan prioritas 5 tindakan meminimalkan risiko
berdasarkan nilai perhitungan Effectiveness to Difficulty Ratio (ETD). Dari 5
prioritas dilakukan tindakan meminimalkan risiko yaitu Menetapkan metode
untuk perencanaa produksi (P1), Menetapkan kebijakan terkait orderan bahan
baku dengan model goal programming (P2), Melakukan Safety stock pada bahan
baku (P4), Membeli generator listrik second (P5), Melakukan training kepada
setiap pekerja (P7). Analisis pelaksanaan strategi menghasilkan 5 strategi untuk
meminimalkan risiko, yakni menetapkan kebijakan membuat model perencanaan
produksi untuk mengelola secara efisien dan efektif (P1), Membuat model
perhitungan Economic Order Quantity (EOQ) (P2), Membuat saftey stock setiap
bahan baku (P4), Mengantisipasi pemutusan listrik dari PLN (P5), Memberikan
pelatihan setiap pekerja tentang standar operasional prosedur (SOP) (P7).