Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
Malasiantika, Wiharning Sari
Subject
Education
Datestamp
2019-06-28 08:24:04
Abstract :
ABSTRAK
Pembelajaran yang diimplementasikan di sekolah saat ini pada umumnya
masih didominasi dengan pembelajaran konvensional. Proses pembelajarannya
hanya berpusat pada guru sehingga guru menempatkan diri sebagai orang yang
serba tahu dan sebagai sumber belajar sedangkan peserta didik tidak terlibat
secara langsung di dalam pembelajaran tersebut. Hal ini menyebabkan peserta
didik menjadi pasif. Untuk mengaktifkan peserta didik dalam pembelajaran dapat
menggunakan metode silih tanya dan metode pemecahan masalah. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar
peserta didik antara menggunakan metode silih tanya dan metode pemecahan
masalah pada materi sistem persamaan linear dua variabel.
Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan populasi peserta
didik kelas VIII SMP Negeri 2 Gresik tahun ajaran 2013-2014. Sedangkan sampel
dari penelitian ini sebanyak 69 peserta didik (2 kelas). Instrumen yang digunakan
adalah soal tes hasil belajar peserta didik. Data yang diperoleh dari penelitian ini
adalah nilai tes hasil belajar peserta didik.
Hasil dari analisis data diperoleh bahwa nilai signifikan = 0,464 lebih
daripada taraf signifikan 0,05 sehingga berada pada daerah penerimaan H0, artinya
hasil belajar peserta didik setelah pembelajaran yang menggunakan metode silih
tanya tidak ada perbedaan dengan hasil belajar peserta didik yang menggunakan
metode pemecahan masalah.