Abstract :
Mahasiswa dalam menempuh studi tentunya memiliki tujuan dan sasaran sesuai
dengan jurusan yang dipilihnya, agar dapat menyelesaikan studinya seorang
mahasiswa harus melalui tahap penulisan skripsi atau tugas akhir. Dalam proses
penyusunan skripsi tersebut dibutuhkan Self efficacy untuk mendukung motivasi
belajarnya, apabila seseorang merasa yakin mampu menghadapi tantangan maka
biasanya orang tersebut terdorong melakukan kegiatan tersebut. Tujuan penelitian
adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antara tingkat self efficacy
terhadap motivasi belajar pada mahasiswa yang menyelesaikan skripsi. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan karakteristik
permasalahannya, penelitian ini termasuk dalam penelitian korelasional. Sampel
dalam penelitian ini adalah sebagian mahasiswa semester ganjil angkatan 2009
Universitas Muhammadiyah Gresik yang sedang menyusun Skripsi. Sedangkan
metode pengumpulan data dari kedua variabel menggunakan kuesioner yang
disusun dalam bentuk skala Likert. Untuk mengukur Tingkat Self Efficacy dan
Motivasi Belajar dengan menggunakan pilihan jawaban SS (Sangat Sesuai), S
(Sesuai), CS (Cukup Sesuai), TS (Tidak Sesuai), STS (Sangat Tidak Sesuai). Data
dari kedua variabel diolah dengan teknik statistik regresi sederhana dengan taraf
signifikansi 5 %. Dapat diketahui bahwa r = 0,609, p = 0.000; p < 0,05. Karena
taraf signifikasi p lebih kecildari 0,05, maka Ho ditolak. Koefisien Determinasi
(r²) dari r = 0,609 artinya r²= 0,371. Berdasarkan analisis data, maka dapat ditarik
kesimpulan bahwa sumbangan/pengaruh tingkat self efficacy terhadap motivasi
belajar sebesar 37,1%.