Abstract :
Untuk mencapai target produksi yang telah direncanakan maka harus
didukung oleh keandalan peralatan yang tinggi. Untuk meningkatkan keandalan
peralatan produksi maka harus didukung oleh tim pemeliharaan yang mampu
melaksanakan perawatan dan perbaikan peralatan dengan efektif dan efisien.
Dengan tingginya downtime unit produksi NPK Granulasi II berpotensi tidak
tercapainya target produksi sehingga diperlukan suatu metode pemeliharaan yang
dapat menurunkan downtime unit tersebut.
Untuk menyelesaikan masalah tersebut digunakan metode reliability
centered maintenance guna mengurangi downtime unit tidak terjadwal. Hasil
penelitian menunjukkan peralatan kritis pada unit NPK Granulasi II adalah
Recycle Drag Conveyor dan Recycle Bucket Elevator dengan total waktu
perbaikan 17,36 hari atau setara dengan 416,64 jam.
Penyebab utama kegagalan komponen dan interval perawatan pada
Recycle Drag Conveyor adalah Baut adjuster dengan interval perawatan 8 hari,
motor dengan interval perawatan 47 hari, Cross bar dengan interval perawatan 8
hari, Bearing tail wheel dengan interval perawatan 14 hari, Rantai dengan interval
perawatan 5 hari dan Body dengan interval perawatan 9 hari sedangkan Recycle
Bucket Elevator adalah Pen rantai dengan interval perawatan 1 hari, Rantai
dengan interval perawatan 4 hari dan Tail wheel dengan interval perawatan 16
hari.