Abstract :
Pendidikan merupakan factor terpenting dalam kehidupan manusia yang tidak
hanya mengutamakan kecerdasan intelektual atau otak saja, namun proses yang
konstan inilah pendidikan dapat merubah sikap perilaku yang kurang baik menjadi
baik, yang tidak terampil menjadi terampil.
Paradigma pendidikan yang hanya menekankan aspek kognitif, kecerdasan otak
semata dan mengesampingkan aspek spiritual selama ini, ternyata tidak membawa
generasi dan bangsa kita ini menjadi bangsa yang beradab namun semakin
membawa bangsa ini kepada dekadensi moral, pelanggaran hukum, krisis mental
dan krisis multi dimensi. Pendidikan Agama Islam tidak hanya diperoleh lewat
sekolah formal saja, akan tetapi justru banyak pendidikan non formal mempunyai
andil dalam perubahan sikap dan perilaku masyarakat kita khususnya santri di
Pondok Pesantren Ar-Rodhiyah salah satu selain disebabkan oleh perkembangan
teknologi media cetak dan elektronik juga perkembangan pergaulan masyarakat
yang semakin luas ditunjang dengan sistem dan kurikulum yang di terapkan di
Pondok pesantren bisa diterima dan mudah diaplikasikan oleh santri sehingga
berpengaruh terhadap sikap santri. Untuk itu penanggulangan yang paling efektif
bagi santri disuatu pondok adalah melalui proses pendidikan Agama Islam karena
ix
selain motivasi ibadah dengan imbalan pahala, santri juga tidak asing lagi
terhadap hal-hal yang berbau agama.
Pendidikan agama merupakan sesuatu yang ampuh untuk benteng pertahanan
mental dari sesuatu yang tidak baik khususnya perilaku yang menyimpang dari
norma-norma asusila. Dengan latar belakang tersebut diatas, maka penulis
berkeinginan untuk meneliti suatu permasalahan yang dituangkan dalam bentuk
perumusan masalah sebagai berikut ?Bagaimana pengaruh pendidikan Agama
Islam terhadap perilaku santri di Pondok Pesantren Ar-Rodhiyah Modo
Lamongan tahun 2012/2013? ?
Sehingga dengan rumusan masalah tersebut peneliti mempunyai tujuan penelitian
yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh pendidikan Agama Islam terhadap sikap
dan perilaku santri di Pondok Pesantren Ar-Rodhiyah Modo Lamongan tahun
2012/2013.
Dengan pendidikan Agama Islam yang kuat dari santri di harapkan mereka dapat
membentengi sikap dan perilaku sesuai dengan ajaran islam sebagai mana yang
dicontohkan oleh Rasulullah dan para kyai, ulama, dan pengasuh pondok dalam
kehidupan sehari-hari dalam bersikap dan bertingkah laku oleh karena itu penulis
mengajukan hipotesa ?ada yang positif antara Agama Islam dan perilaku santri di
Pondok Pesantren Ar-Rodhiyah Modo Lamongan tahun 2012/2013?.
Metode penelitian yang dipakai oleh penulis yaitu terdiri dari jenis penelitian yang
berupa deskriptif kuantitatif, dengan jumlah populasi lebih dari 100 orang
sehingga sample hanya diambil 50% dari jumlah populasi total yaitu dengan
jumlah 50 orang santri yang diambil secara random sampling. Pengambilan data
x
penelitian yaitu dengan metode angket untuk mendapatkan data utama sebagai
variable x dan y sedangkan data penunjang atau pelengkap / diambil dengan
metode interview dan metode dokumentasi. Data yang sudah di dapatkan
ditabulasi dalam tabel analisis, yang akhirnya dianalisis dengan analisa statistik
korelasional dengan menggunakan rumus angka koefisien produk momen.
Dari hasil analisis data sebagaimana yang didapatkan rxy hitung sebesar 0,758
yang kemudian dikonsultasikan pada r tabel dengan taraf signifikan 5%
didapatkan r tabel sebesar 0,279, dengan demikian secara matematika dapat ditulis
rxy hitung > r tabel 5% atau 0,758 > 0,279. Artinya Hipotesis yang berbunyi ?ada
pengaruh pendidikan Agama Islam terhadap perilaku santri di Pondok Pesantren
Ar-Rodhiyah Modo Lamongan tahun 2012/2013 dapat diterima kebenarannya?