Abstract :
Pengungkapan tanggung jawab sosial merupakan alat manajerial yang
digunakan perusahaan untuk menghindari konflik sosial dan lingkungan.
Dengan adanya CSR diharapkan dapat memberikan sinyal dan meningkatkan
nilai perusahaan. Corporate governance adalah sistem yang digunakan untuk
mengatur dan mengontrol perusahaan dengan cara mengurangi terjadinya
kesalahan pengelolaan atau penyalahgunaan asset perusahaan oleh manajer,
sedangkan para pemilik perusaahan menginginkan untuk memperbesar nilai
perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh corporate social
responsibility (CSR) dan corporate governance tehadap nilai perusahaan.
Corporate Social Responsibility terdiri atas tujuh kategori, yaitu lingkungan,
energy, kesehatan dan keselamatan kerja, lain-lain tentang tenaga kerja,
produk, keterlibatan masyarakat, dan umum. Variabel corporate governance
diproksikan dengan pemegang saham institusional (PSI), komisaris
independen (KI) dan komite audit (KI). Sampel dari penelitian ini terdiri dari
51 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek iIndonesia pada tahun
2011. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling
dan alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini diperoleh bahwa corporate social responsibility
(CSR), pemegang saham institusional (PSI) dan komite audit berpengaruh
secara positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan komisaris
independen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.