Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Perputaran Modal Kerja,
Struktur Modal dan Ukuran Perusahaan Terhadap ROE pada Perusahaan
Manufaktur di BEI periode tahun 2009-2011. Return on equity diperoleh dengan
membagi laba bersih setelah pajak dengan modal sendiri maka semakin tinggi
return on equity semakin bagus dalam perolehan laba yang dihasilkan oleh
perusahaan tersebut.
Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang bergerak pada
sektor industri barang konsumsi dan sektor aneka industri di Bursa Efek
Indonesia. Populasi dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 34 perusahaan
dengan periode 2009-2011. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan
menggunakan pendekatan purposive sampling. Analisis data yang digunakan
adalah analisis uji regresi linier berganda setelah terlebih dahulu dilakukan
pengujian asumsi klasik sebelum melakukan pengujian hipotesis. Pengujian
hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji t, uji F dan uji koefisien
determinasi yang disesuaikan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode penelitian mulai
tahun 2009 hingga tahun 2011 secara parsial variabel perputaran modal kerja dan
struktur modal tidak berpengaruh terhadap return on equity, sedangkan variabel
ukuran perusahaan berpengaruh terhadap return on equity. Sedangkan secara
simultan ketiga variabel bebas berpengaruh terhadap return on equity. Koefisien
determinasi dari model regresi yang diperoleh adalah sebesar 0,170 atau 17%. Hal
ini menunjukkan bahwa 17% persen variabel dependen yaitu return on equity
dapat dijelaskan oleh tiga variabel independen yaitu perputaran modal kerja,
struktur modal, dan ukuran perusahaan, sedangkan sisanya sebesar 83% persen
dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.