Abstract :
PT. Indofood Sukses Makmur Tbk merupakan salah satu perusahan dari sekian banyak perusahaan yang sahamnya telah masuk dalam Bursa Efek. PT. Indofood Sukses Makmur Tbk ingin menambah modal kerja guna meningkatkan produksi yang berimbas pada peningkatan penjualan. Peningkatan penjualan perusahaan diharapkan akan diperoleh keuntungan yang lebih besar. Namun tentu saja tidak semudah itu sebab perusahaan tidak bisa begitu saja menambah modal kerja, karena dengan modal kerja yang berlebihan akan berdampak pada ketidakstabilan neraca keuangan perusahaan. Pendapat Weston dan Copeland (2002 : 197) bahwa modal kerja adalah selisih antara aktiva lancar dan hutang lancar. Modal kerja merupakan investasi dalam kas, surat-surat berharga, piutang dan persediaan dikurangi hutang lancar yang digunakan untuk melindungi aktiva lancar. Berdasarkan latar belakang tersebut maka penulis ingin melakukan penelitian dengan judul ? Pengaruh Perputaran Modal Kerja Dan Penjualan Terhadap Return On Invesment Di PT. Indofood Sukses Makmur Tbk ?.
Perputaran Modal Kerja (X1) diperolah hasil t hitung -1,467 > -t tabel -1,960 dengan tingkat keyakinan sebesar (?/2) 0,05/2 = 2,5 %. Maka dapat diartikan bahwa nilai t hitung dari faktor perputaran modal kerja terdekat terletak pada daerah penerimaan H0. Penjualan (X2) diperolah hasil t hitung 2,521 >t tabel 1,960 dengan tingkat keyakinan sebesar (?/2) 0,05/2 = 2,5 %. Maka dapat diartikan bahwa nilai t hitung dari faktor penjualan terletak pada daerah penolakan H0. Dalam pengujian hipotesis secara simultan dengan menggunakan uji F, diperoleh F hitung sebesar 6,559 dan F tabel sebesar 2,00 pada df 2 dan 15 dengan tingkat keyakinan (?) 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa variabel X1, dan X2, berpengaruh secara simultan terhadap Y.