Abstract :
Pada pembelajaran matematika yang dilakukan saat ini guru masih
cenderung menggunakan metode ceramah dengan kata lain guru masih
mendominasi pembelajaran atau lebih aktif daripada peserta didiknya sehingga
dalam proses pembelajaran di kelas peran peserta didik sangat kurang. Jadi guru
harus dapat memilih dan menerapkan model pembelajaran yang dapat membuat
peserta didik lebih kreatif dan aktif. Model pembelajaran yang digunakan adalah
pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together (NHT) merupakan salah
satu tipe pembelajaran kooperatif yang menekankan pada struktur khusus yang
dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi peserta didik. Dalam
pembelajaran kooperatif tipe NHT ini menggunakan pendekatan open-ended
merupakan suatu pendekatan yang memberikan banyak alternatif atau cara
penyelesaian masalah dalam matematika, sehingga peserta didik dapat
mengembangkan pola berfikirnya dan lebih aktif dalam proses pembelajaran.
Maka dari itu peneliti menerapakan pembelajaran kooperatif tipe Number Head
Together (NHT) dengan pendekatan open-ended.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan guru
dalam mengelola pembelajaran, aktivitas peserta didik, hasil belajar peserta
didik dan respon peserta didik terhadap pembelajaran kooperatif tipe NHT
dengan pendekatan open-ended.
Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif. Subjek penelitian ini adalah
peserta didik kelas IV-B yang berjumlah 42 peserta didik. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan angket dengan
instrumen penelitian lembar pengamatan pengelolaan pembelajaran, lembar
pengamatan aktivitas peserta didik, soal tes hasil belajar dan angket respon
peserta didik.
Hasil analisis data menunjukkan kemampuan guru dalam mengelola
pembelajaran dikategorikan baik, aktivitas peserta didik selama pembelajaran
kooperatif tipe Number Head Together (NHT) dengan pendekatan open-ended
masuk dalam kategori baik, nilai tes hasil belajar peserta didik menerapkan
pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together (NHT) dengan
pendekatan open-ended secara klasikal tercapai dari Kriteria Ketuntasan
Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah. Respon peserta didik dikatakan baik
terhadap pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together (NHT) dengan
pendekatan open-ended dapat dikatakan baik