Abstract :
Pendidikan di Indonesia saat ini lebih banyak mengutamakan fungsi otak
kiri daripada otak kanan. Padahal, hasil penelitian para ahli menunjukkan
kesuksesan seseorang dalam mengarungi kehidupan lebih banyak dipengaruhi
oleh otak kanan. Otak kanan memegang peranan 88 % sedangkan, otak kiri hanya
12 % saja. Sebagai seorang guru kita sebaiknya mampu mendesain pembelajaran
dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat dimana tidak hanya fungsi
otak kiri yang dominan dalam pembelajaran melainkan mampu meningkatkan
fungsi otak kanan sehingga pembelajaran lebih menyenangkan dan tujuan
pembelajaran tercapai secara maksimal. Model pembelajaran terbaru yang
dipercaya mampu meningkatkan fungsi otak kanan adalah model pembelajaran
hypnoteaching.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk
mendeskripsikan atau memberikan gambaran yang lebih luas tentang penerapan
model pembelajaran hypnoteaching pada materi keliling persegi dan persegi
panjang di kelas III MI Al Falah Kedanyang Gresik, meliputi aktifitas peserta
didik, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dan ketuntasan hasil
belajar peserta didik. Subjek penelitian sebanyak 19 peserta didik. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode tes.
Instrument yang digunakan adalah lembar observasi aktifitas peserta didik dan
kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan model hypnoteaching,
serta lembar tes ketuntasan hasil belajar peserta didik.
Hasil penelitian yang diperoleh setelah menerapkan pembelajaran dengan
model hypnoteaching pada materi keliling persegi dan persegi panjang di kelas III
MI Al Falah Kedanyang Gresik adalah: (1) aktifitas peserta didik adalah aktif; (2)
kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran adalah baik; (3) ketuntasan
belajar peserta didik adalah tuntas.