DETAIL DOCUMENT
PENGARUH DOSIS DAN WAKTU APLIKASI FERINSIA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
ROHIMAH, .
Subject
Agriculture 
Datestamp
2019-07-08 03:35:28 
Abstract :
Tanaman kangkung merupakan jenis sayuran daun yang sudah lama dikenal oleh banyak kalangan dan salah satu sumber bahan makanan yang bergizi tinggi dan harganya dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Untuk meningkatkan produktivitas tanaman kangkung dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah pemberian pupuk dangan jenis, dosis dan cara yang tepat. Pupuk organik cair mengandung berbagai jenis unsur hara dan zat yang diperlukan tanaman. Ferinsia (fermentasi urin manusia) merupakan pupuk organik cair yang berasal dari urin manusia. Mengandung nitrogen, fosfat, dan sulfur berbentuk inorganik terlarut sehingga secara langsung dapat diserap oleh tumbuhan. Penelitian ini dilaksanakan dilahan tegalan di Desa Masangan, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada bulan Juli sampai September 2011. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor yaitu dosis (D) dan waktu aplikasi (W). Perlakuan ferinsia dengan dosis 1 ml l-1 atau 90 l ha-1 (D1), 3 ml l-1 atau 270 l ha-1 (D2), 5 ml l -1 atau 450 l ha-1 (D3), 7 ml l-1 atau 630 l ha-1 (D4) dan waktu aplikasi 7,14 hst (W1), 10, 17 hst (W2). Diperoleh 8 interaksi perlakuan D1W1, D2W1, D3W1, D4W1, D1W2, D2W2, D3W2, dan D4W2. Perlakuan interaksi diulang 3 kali sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Pengamatan dilakukan 4 kali secara nondestruktif yaitu pada 12, 17, 22, 27 hst dan destruktif pada 27 hst atau saat panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis dan waktu aplikasi ferinsia pada tanaman kangkung darat tidak menunjukkan perbedaan yang nyata pada variabel tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot basah tanaman, dan bobot kering tanaman. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Gresik