DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN TINGKAT KEMANDIRIAN ANAK USIA PRASEKOLAH (3-6 TAHUN) YANG DITITIPKAN DI TAMAN PENITIPAN ANAK DAN YANG DIASUH OLEH ORANG TUANYA SENDIRI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
PUSPITA, RATIH NILA
Subject
Philosophy 
Datestamp
2019-07-08 07:22:34 
Abstract :
Anak adalah aset yang sangat berharga bagi sebuah negara karena anak yang akan menjadi generasi penerus yang pada masanya nanti akan menentukan perkembangan suatu negara. Basri (2000:53) menyatakan bahwa kemandirian merupakan proses dari hasil pendidikan. Kemandirian anak harus dibina sejak anak masih bayi dengan penanaman disiplin yang konsisten sehingga kemandirian yang dimiliki dapat berkembang secara utuh. Secara singkat dikatakan bahwa kemandirian merupakan hasil dari proses belajar. Sebagai hasil belajar. Kemandirian pada diri seseorang tidak terlepas dari faktor bawaan dan faktor lingkungan. Dalam penelitian ini, tingkat kemandirian diukur dengan metode pengumpulan data menggunakan angket yang disusun dalam bentuk skala likert dengan pilihan jawaban Sangat Sesuai (SS), Sesuai (S), Cukup Sesuai (CS), Tidak Sesuai (TS), Sangat Tidak Sesuai (STS). Angket tersebut dibuat berdasarkan 3 aspek kemandirian yaitu aspek konitif, afektif, dan psikomotor Gea (2002:27). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 anak, yaitu 35 anak yang dititipkan di Taman Penitipan Anak dan 35 anak yang di asuh oleh orangtunya sendiri. Uji Hipotesis menggunakan teknik statistik independent sample t-test dengan bantuan SPSS 19.0 For Windows. Berdasarkan uji hipotesis menunjukkan besarnya t hitung 5,004 dan nilai t tabel = 1,667. Yang berarti t hitung > t tabel (5,004 > 1,667), dan diperoleh angka signifikasi 0,000 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kemandirian anak usia prasekolah (3-6 tahun) yang dititipkan di Taman Penitipan Anak dan yang diasuh oleh orangtuanya sendiri. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Gresik