Abstract :
Industri ritel di Indonesia tumbuh dengan pesat dan menimbulkan persaingan yang sangat
ketat. Pengelola ritel harus menyiapkan strategi pemasaran agar bisa bersaing dengan
kompetitor. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk menarik pelanggan adalah
menyusun produk berdasarkan perilakunya, sehingga memberikan konsumen merasa
nyaman dan memberikan kemudahan dalam melakukan pembelian. Hal tersebut akan
membuat jumlah konsumen meningkat dan naiknya profit perusahaan.
Pada penelitian ini, dilakukan usaha perbaikian tata letak toko ritel berdasarkan perilaku
belanja konsumen dengan menggunakan metode Market Basket Analysis (MBA) dan
Activity Relationship Chart (ARC). Tujuan dari MBA adalah menemukan asosiasi antar
produk yang diletakan pada keranjang belanja dan menentukan produk yang paling sering
dibeli bersama - sama oleh konsumen. MBA merupakan salah satu penerapan Association
Rule dengan ukuran Support factor, Confidence dan Improvement ratio / Lift. Selanjutnya,
MBA divalidasi menggunakan aplikasi RapidMiner untuk menentukan apakah proses
perhitungan dengan rumus sama dengan hasil pengolahan RapidMiner. Selanjutnya
dilakukan analisis dengan ARC untuk mengetahui derajat kedekatan produk secara
kualitatif.
Berdasarkan pengolahan data menggunakan MBA dan ARC dihasilkan layout usulan dan
terdapat beberapa produk yang harus diubah posisinya. Produk - produk yag harus dipindah
yaitu produk sabun, moutwash dan shampo yang harus didekatkan dan diletakkan pada
bagian belakang tengah toko, minuman kotak dan biskuit harus didekatkan dan diletakkan
dibagian depan toko, serta minyak goreng dan gula harus didekatkan dan diletakkan
dibagian tengah toko.