Abstract :
PT. BEHAESTEX GRESIK merupakan perusahaan yang bergerak
dibidang produksi sarung, dituntut untuk beropereasi secara efektivitas dan
efiseinsi. Dari hasil brainstroming dengan pihak manajemen produk sarung BHS
merupakan produk sarung BHS yang banyak mengalami kegagalan dalam
prosesnya. Dari hasil penyebaran kuisioner diperoleh waste kritis antara lain
defect dan excessing transportation yang menghambat kelancaran proses
produksi. Penelitian ini berupaya untuk mengidentifikasi waste yang berpengaruh
terhadap kualitas produk sarung BHS beserta penyebabnya dan juga memberikan
usulan penerapan metode perbaikan kualitas di PT. BEHAESTEX GRESIK.
Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan Lean Six Sigma dengan
pemahaman kondisi perusahaan digambarkan dalam Value Stream Mapping.
Pemborosan diidentifikasikan dengan kuisioner seven waste, lalu
dilakukan pemetaan secara detail dengan VALSAT. Dari hasil penyebaran
kuisioner, didapatkan jenis pemborosan yang terjadi rata ? rata adalah Defect
(4,64), Transportasi (2,43). Skor rata ? rata hasil dari kuisioner tersebut
dikonversikan kedalam matriks VALSAT, didapatkan mapping tool yang
dominan yaitu process activity mapping (91,34) dan Quality Filter Mapping
(67,91).
Pada tahap akhir diberikan usulan perbaikan berdasarkan 2 Mapping tool
yang nilai bobotnya tertinggi. Usulan diberikan berdasarkan masing ? masing
penyebabnya.