Abstract :
Sebuah industi tidak akan bisa bertahan jika hasil produksinya terus
menurun, PT White Oil Nusantara adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang
petrochemical telah mengalami penurunan produksi dalam beberapa bulan
terakhir, setelah dilakukan pengamatan hal tersebut diakibatkan karena
menurunya kinerja di departemen produksi, karyawan mengeluhkan mengenai
lingkungan kerjanya yang tidak baik,serta pendapatan yang kurang sehingga
membuat motivasinya menurun.
Untuk mengetahui pengaruh insentif finansial lingkungan kerja, serta
motivasinya yang berakibat turunya kinerja, peneliti menggunakan metode path
analysis atau analisis jalur dengan bantuan software SPSS for windows ver.18.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh atau kontribusi
variabel lingkungan kerja berkontribusi sebanyak 15,2 %, Insentif finansial
sebanyak 6,81 %, motivasi sebanyak 5,6 %, dan lingkungan kerja melalui
motivasi 2,5 %, serta insentif melalui motivasi sebanyak 4,2%. Sebagai variabel
intervening motivasi ternyata tidak terlalu penting mempengaruhi kinerja karena
nilai pengaruhnya yang kecil dibandingkan pengaruh langsung variabel insentif
finansial dan lingkungan kerja fisik.