Abstract :
Analisa efektifitas rolling mill flatbar dengan metode overal equipment effectiveness di PT.
Indobaja. Target perusahaan tidak pernah tercapai 5.000 Ton flatbar setiap bulan. Hasil identifikasi six
big losses (enam kerugian) menunjukan Availability Adjustment 35,68%, Availability Down Time
58,10%, Performace Reduced Speed 1,84%, Performace Minor Unrecord Stopage 3,70%. Dari
jumlah hasil produk flatbar Quality Reject 37,26% , dan Quality Rework 62,74%. Untuk hasil analisa
kemampuan efektifitas produksi PT. Indobaja, dalam penelitian menunjukan Availability 45,27% ,
Performace 65,11%, Quality 19,97%, dan nilai persentase OEE 5,88%. Berdasarkan analisa diagram
fishbone dari faktor manusia operator kurang bertanggung jawab dan kurang pengalaman perbaikan
mesin, faktor metode kerja preventive maintenace tidak berjalan, faktor mesin sering berhenti karena
kerusakan dan perbaikan cacat produk, faktor matrial flatbar sering keropos, dan faktor lingkungan
kerja panas, sehingga performace perbaikan mesin tidak optimal.