Abstract :
Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) sebagai salah satu perguruan
tinggi swasta yang menerapkan Test of English as a Foreign Language (TOEFL)
untuk mengukur kemampuan mahasiswanya dalam berbahasa Inggris. Language
Center (LC) adalah lembaga bahasa Inggris UMG Gresik yang menyelenggarakan
TOEFL. LC telah menetapkan skor minimal lulus TOEFL untuk, jika skor belum
sesuai standart akan diadakan tes ulang sampai memenuhi skor minimal lulus
TOEFL.
Aplikasi prediksi kategori menjadi gambaran awal kategori TOEFL
mahasiswa yang belum melakukan TOEFL dengan perbandingan data mahasiswa
yang telah melakukan TOEFL. Hasil prediksi diharapkan memberikan dorongan
kepada mahasiswa Teknik Informatika agar lebih mempersiapkan diri dengan
belajar lebih giat sebagai persiapan dalam menghadapi TOEFL dan dapat lulus
TOEFL tanpa mengulang.
Penelitian ini menerapkan data mining teknik klasifikasi dengan
menggunakan metode Naive Bayes menggunakan 7 fitur untuk menentukan kelas
prediksi kategori TOEFL yaitu tinggi atau rendah. Data yang digunakan pada
pengujian sistem berasal dari data nilai D1 mahasiswa Teknik Informatika
Universitas Muhammadiyah Gresik angkatan tahun 2008-2011 kelas sebanyak 60
data, akan dibagi menjadi 50 data latih dan 10 data uji. Nilai akurasi tertinggi
adalah 86,7% yang didapatkan pada pengujian ketiga dengan jumlah data latih
lebih banyak daripada data uji.