Abstract :
Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) memiliki usia yang merupakan
masa peralihan dari usia anak-anak ke usia remaja yang masih labil dalam
mengendalikan emosi sehingga permasalahan akan muncul ketika perilaku
kepribadian siswa berubah akibat pergaulan di sekitarnya, dalam lingkungan
sekolah hal tersebut perlu ditangani oleh seorang guru BK (Bimbingan
Konseling). Maka diperlukan sistem yang dapat mengetahui tipe kepribadian
manusia untuk Guru BK dalam menangani siswa yang bermasalah tersebut sesuai
dengan tipe kepribadiannya.
Penelitian ini menerapkan data mining teknik klasifikasi dengan
menggunakan metode Naïve Bayes untuk menentukan kelas klasifikasi
karakteristik kepribadian siswa yaitu kelas sanguin, koleris, melankolis, atau
plegmatis. Atribut yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari 7 atribut, yaitu
jenis kelamin, usia, sekolah, jawaban tes A, jawaban tes B, jawaban tes C, dan
jawaban tes D.
Pengujian sistem dilakukan sebanyak tiga kali pengujian dengan
komposisi data latih yang berbeda-beda. Data yang digunakan pada pengujian
sistem ini adalah data kuesioner yang diadopsi dari buku Personality Plus
berdasarkan Tipologi Hippocrates-Galenus yang diisi oleh siswa-siswi tingkat
SMP sebanyak 210 data. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan bahwa jumlah
data latih mempengaruhi dari akurasi hasil prediksi.