Abstract :
PT. Hanampi Sejahtera Kahuripan perusahaan pembuat pupuk pelepasan
terkendali terdapat beberapa tempat penyimpanan untuk menampung bahan baku
produksi maupun hasil produksi dipantau dengan level transmitter. Kerusakan
pada level transmitter buatan China yang terhubung dengan program DCS
Advantrool menyebabkan terganggunya proses produksi menyebabkan kerugian.
Untuk mengatasinya maka dibuat alat alternatif monitoring berbasis
mikrokontroler ATMega 16 dengan menggunakan sensor ultrasonik. Untuk
memantau level diunit-unit hopper.
Dalam penelitian ini dibuat desain monitoring menggunakan komputer
sebagai master yang berkomunikasi serial memakai RS 232 dengan
mikrokontroller dan sensor ultrasonic sebagai komponen pengirim dan penerima
gelombang suara..Metode pengujian alat ini memanfaatkan refleksi gelombang
ultrasonik pada medium yang dilalui mulai dari kerapatan rendah pada zat cair
hingga padat. Jika gelombang ultrasonik berjalan melalui sebuah medium, secara
matematis besarnya jarak dapat dihitung.
Dari hasil Penelitian ini desain pengendali secara terprogram dapat
ditampilkan di komputer menggunakan program Borland Delphi sebagai pusat
monitoring dan controlling terhadap dinamika proses berupa data level untuk
mengetahui persentase volume material di dalam hopper, pengggunaan clok 16.0
MHz diperlukan untuk menstabilkan penerimaan dan pengiriman data.