Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
Praja, Mu’iz Barok Indra
Subject
Industrial Engineering
Datestamp
2019-07-24 03:33:30
Abstract :
Tantangan yang dihadapai rantai pasok ialah suatu risiko dari ketidakpastian
sebab kompleksitas aktivitas rantai pasok. PT. Bumimulia Indah Lestari
merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi kemasan plastik.
Beberapa permasalahan dihadapi baik dari sisi supplier sampai dengan customer.
Oleh karena itu dibutuhkan manajemen risiko rantai pasok dalam mengelola
aktivitas rantai pasok untuk mengurangi dampak risiko terjadi. Identifikasi risiko
dengan pendekatan Supply Chain Operations References (SCOR) dan Why-why
Analysis menghasilkan sebanyak 32 potensi kejadian risiko, 18 agen risiko dan
18 tindakan pencegahan risiko. Dengan menggunakan metode House of Risk
(HOR) yang terbagi atas HOR1 dan HOR2, dalam HOR1 menghasilkan urutan
prioritas agen risiko yang selanjutnya 5 prioritas dengan nilai Aggregate Risk
Potential (ARP) tertinggi dimasukkan dalam perhitungan HOR2 sehingga
menghasilkan prioritas 5 tindakan pencegahan berdasarkan nilai Effectiveness to
Difficulty Ratio (ETD). Dari 5 prioritas tindakan pencegahan terpilih yakni
melakukan update permintaan customer setiap minggu (P1), melakukan refresh
training secara rutin kepada setiap operator produksi (P8), melakukan
penjadwalan dan pengawasan training secara intensif bagi seluruh karyawan
(P12), menetapkan standar penggantian tubular magnet (P6), dan melakukan
stocking pada part yang sering mengalami kerusakan (P13). Analisa penetapan
strategi mitigasi risiko menghasilkan 3 strategi mitigasi risiko, yakni
meningkatkan keterbukaan informasi data produk jadi perusahaan dan
kebutuhan customer secara periodik (P1), mengimplementasikan 4 metode
pengembangan SDM: pelatihan, understudy, job rotation, dan coachingcounseling
(P8 & P12), dan melakukan stocking terhadap sparepart yang critical
sesuai besar prioritasnya dengan tools identifikasi pada konsep Reability
Centered Maintenance (RCM) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
(P6 dan P13).