Abstract :
Kecurangan akuntansi merupakan kesalahan yang dilakukan secara sengaja oleh
akuntan yang dapat merugikan banyak pihak. Dalam lingkup perusahaan,
kecenderungan kecurangan akuntansi sangat merugikan kepentingan perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi para pegawai di instansi
perusahaan terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kecenderungan
kecurangan akuntansi; Asimetri informasi, Moralitas Individu, Budaya Etis
Organisasi, dan Ketaatan Aturan Akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk
memberikan bukti secara empiris tentang persepsi para pegawai akuntansi di
perusahaan manufaktur di kabupaten Gresik.
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner. Metode
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis full model
Structural Equation Modelling (SEM) dengan alat analisis smartPLS 2.0.
responden sebanyak 50 karayawan bagian akuntansi, data primer yang diolah dari
7 perusahaan yang berlokasi di kabupaten Gresik yaitu PT. Swabina Gatra, PT.
Semen Indonesia (Persero) Tbk., PT. Varia Usaha, PT. Indospring, dan PT
Sumber MasPlaywood, PT Petrokimia Gresik, PT Swadya Graha.
Berdasarkan hasil disusun hipotesis bahwa asimetri informasi
berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, moralitas individu
berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, budaya etis
organisasi berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi dan
ketaatan aturan akuntansi berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan
akuntansi.