Abstract :
Tas sekolah untuk anak merupakan suatu alat pendukung yang sangat
penting dalam kelancaran pelaksanaan proses belajar anak. Ketidaksesuaian tas
dengan ukuran tubuh anak merupakan salah satu kendala dalam upaya
meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas. Akibat dari tas yang tidak
sesuai dengan ukuran tubuh anak, mengakibatkan anak beresiko mengalami nyeri
di daerah tulang persendian (muskuloskeletal) dan cepat mengalami kelelahan
sehingga mengganggu proses belajar.
Dalam penelitian ini membahas tentang perancangan produk tas anak yang
berkualitas sesuai dengan atribut keinginan konsumen dan sesuai dengan
anthropometri anak usia 6-10 tahun. Metode yang digunakan dalam perancangan
tas adalah metode QFD (Quality Function Deployment) dan data Antropometri.
Untuk data QFD menggunakan penyebaran kuisioner pendahuluan untuk mencari
keinginan konsumen untuk atribut produk tas kemudian dilakukan penyebaran
kuisioner kedua untuk mengetahui tingkat kepentingan atribut produk tas. Untuk
data antropometri dilakukan pengukuran sebanyak 100 sampel anak-anak di SDN
Leran.
Berdasarkan pengolahan data kuisioner dengan bantuan metode QFD
(Quality Function Deployment) maka didapatkan kebutuhan yang diinginkan
konsumen berdasarkan urutan prioritas dari yang pertama sampai yang terakhir
adalah kenyamanan bahu, bahan polyester, kenyamanan punggung, bahan kanvas,
jahitan dobel & rapi, resleting besar & kuat, tersedia tempat botol minum, warna
cerah, tersedia pelindung hujan, tersedia tempat alat kecil, gambar kartun. Data
antropometri digunakan sebagai acuan dalam penentuan ukuran tas anak yang
ergonomis. Dimensi tubuh yang digunakan dalam perancangan ini ada 4 yaitu
tinggi punggung 40cm, lebar punggung 30cm, lebar bahu kanan & kiri 7cm, lebar
leher 9,5cm.