Abstract :
PT Bhanda Ghara Reksa merupakan salah satu perusahaan BUMN yang
bertugas melakukan aktivitas distribusi pupuk NPK Kebomas ke 102 titik Desa di
Provinsi Bali. Namun dalam proses pendistribusiannya perusahaan belum
mempunyai metode yang tepat. Sehingga sistem distribusi perusahaan tidak
efektif dan efisien. Berkaitan dengan hal tersebut, untuk mengoptimalkan rute
pendistribusian digunakan metode Vehicle Routing Problem (Saving Matrix).
Metode ini digunakan untuk meminimalkan jarak, waktu, dan biaya.
Dari hasil pengolahan data menggunakan saving matrix didapatkan 60 rute dari
102 rute aktual perusahaan. Sehingga total jarak yang ditempuh menjadi 3.621 km
dari 6.121 km dan keuntungan yang didapat sebesar Rp. 17.451.910,- atau setara
dengan 27,75% yang awalnya 12,21%.