Abstract :
Konservatisme adalah prinsip yang mempengaruhi penilaian dalam akuntansi, karena konservatif sampai hari ini masih ada. Peran penting dalam praktik akuntansi. Prinsip-prinsip seperti konservatisme dipertimbangkan dalam akuntansi
Laporan keuangan untuk kegiatan perusahaan selesai dengan ketidakpastian. Konservatisme adalah prinsip akuntansi yaitu jika dihasilkan akan menghasilkan angka-angka ini cenderung berbiaya tinggi dan hutang. Akibatnya, laba yang dilaporkan cenderung terlalu rendah. Kecenderungan seperti ini disebabkan oleh lambatnya pengakuan prinsip konservatisme dan mempercepat pengakuan pendapatan biaya.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris tentang Pengaruh tingkat kesulitan keuangan perusahaan terhadap tingkat konservatisme akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia padatahun 2013-2016. Peneliti menentukan jumlah sampel perusahaan yang diambil dengan criteria tertentu (teknik purposive sampling). Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat kesulitan keuangan tidak berpengaruh terhadap tingkat konservatisme akuntansi.