Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kinerja lingkungan, struktur kepemilikan publik, kinerja ekonomi dan pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR). Didalam penelitian kinerja lingkungan diukur dengan menggunakan Progam Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam mengelola lingkungan hidup (PROPER) yang dipublikasikan oleh Kementrian Lingkungan Hidup melalui website resminya. Struktur kepemilikan publik diukur dengan menggunkakan prosentase kepemilikan saham publik yang ada diperusahaan yang dilaporkan didalam laporan keuangan perusahaan. Untuk kinerja ekonomi diukur dengan menggunakan nilai tambah ekonomis perusahaan atau Economic Value Added (EVA). Sedangkan untuk pengungkapan Corporate Social Responsibility diukur menggunakan indeks Corporate Social Responsibility (CSRI).
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor bahan dasar dan barang konsumsi yang terdaftar di BEI tahun 2013-2015. Berdasarkan metode purposive sampling diperoleh sebanyak 26 perusahaan pada periode 2013- 2015, sehingga diperoleh data sebanyak 78 data observasi. Adapun kriteria pengungkapan CSR yang dilakukan dengan menggunakan indikator GRI (Global Reporting Initiative) sebanyak 91 item pengungkapan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga hipotesis menunjukkan signifikansi dibawah 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja lingkungan (X1), struktur kepemilikan publik (X2) dan kinerja ekonomi (EVA) (X3) berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR).