Abstract :
Penelitian ini bertujuan melakukan pengujian pemilihan metode persediaan dengan variabel independen berupa struktur kepemilikan, ukuran perusahaan, rasio perputaran persediaan, rasio lancar dan margin laba kotor. Dengan menggunakan 273 sampel laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2014 sampai 2016. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengujian dilakukan dengan analisis regresi logistik dengan bantuan program komputer SPSS versi 16.0 for windows. Hasil regresi memperlihatkan bahwa ukuran perusahaan dan rasio perputaran persediaan berpengaruh signifikan terhadap pemilihan metode persediaan namun struktur kepemilikan, rasio lancar dan margin laba kotor tidak berpengaruh signifikan terhadap pemilihan metode persediaan. Secara simultan struktur kepemilikan, ukuran perusahaan, rasio perputaran persediaan, rasio lancar dan margin laba kotor berpengaruh terhadap pemilihan metode persediaan.