Abstract :
Penelitian ini bertujuan melakukan pengujian pengaruh tenure, reputasi auditor, ukuran perusahaan, opini audit tahun sebelumnya dan audit lag terhadap kecenderungan penerimaan opini audit going concern. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Dengan menggunakan 372 sampel laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2011 sampai 2016. Metode analisis data menggunakan regresi logistik dengan bantuan program komputer SPSS versi 16.0 for windows. Hasil regresi memperlihatkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan pada opini audit going concern. Sedangkan tenure, reputasi auditor, opini audit tahun sebelumnya dan audit lag tidak berpengaruh signifikan pada opini audit going concern.