Abstract :
Pasar pada umumnya dibedakan menjadi dua, yaitu pasar tradisional dan
pasar modern. Pasar tradisional merupakan pasar yang memiliki aktivitas jual beli
yang sederhana, terjadi tawar menawar dengan alat pembayaran berupa uang tunai
.Selain itu, pasar tidak hanya menjadi tempat bagi masyarakat dalam memenuhi
kebutuhan sehari-hari, melain kan juga pusat penggerak perekonomian
masyarakat. Pasar tradisional merupakan saluran penting dalam proses distribusi
produk-produk
agribisnis
yang sebagai besar merupakan produk pangan
kebutuhan sehari-hari. Persaingan pasar tradisional dan pasar modern semakin
ketat. Pihak pemerintah berusaha membantu perkembangan pasar tradisional agar
mampu bersaing dengan pasar modern dengan merencanakan adanya revitalisasi
dan pembinaan pengelolaan pasar sehingga tidak hanya perbaikan fisik yang
dilakukan namun juga pelayanan dan management pengelolaan pasar. Hal yang
berkaitan dengan permasalahan ini yakni strategi permodalan yang diterapkan
oleh pedagang pasar tradisional Soponyono dalam menghadapi ketatnya
persaingan dengan
pasar
modern. Metode penelitian ini merupakan studi
deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data
melalui (1) indepth interview, wawancara mendalam hingga data yang diperoleh
dinilai cukup dan (2) observasi yakni mengamati proses pembelajaran yang
dilakukan.
Proses
analisis
data mengggunakan teori strategi
permodalan.
Pemilihan teori ini didasarkan atas objek penelitian yakni PasarSoponyono
Surabaya sehingga dapat mengetahui lebih mendalam
mengenai
proses
permodalan para pedagang pasar Soponyono terkait dengan masalah persaingan
dengan pasar modern Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa implementasi
permodalan para pedagang tradisional dalam menghadapi pasar modern melalui
pendanaan
perbankan,
Koperasi,
Modal
pribadidan
BKM maupun
BMT.
Hambatan dari kerjasama pengelolaan Taman Remaja Surabaya oleh Pemkot