Abstract :
Komunikasi internal maupun kondisi lingkungan kerja telah lama diyakini
mempunyai dampak penting dalam mendorong motivasi kerja. Komunikasi baik
vertikal
maupun
horizontal
di
perusahaan
dapat
mengurangi
konflik
dan
ketidakpuasan pada karyawan. Begitu juga keadaan lingkungan kerja yang buruk
dapat menjadi gangguan ketika karyawan bekerja, sementara kondisi kerja yang
baik akan memberikan dukungan karyawan dalam bekerja secara nyaman dan
aman.
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh baik secara parsial
maupun simultan terhadap motivasi kerja karyawan. Penelitian mengambil lokasi
di PT. Awing dan Son Gresik, sebuah perusahaan songkok nasional. Ukuran
sampel yang digunakan adalah sebanyak 94 karyawan yang diambil dengan
metode sampel jenuh. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah secara
kuantitatif dengan teknik analisis menggunakan analisa parametrik yaitu: Regresi
linier berganda, uji t dan uji F.
Temuan penelitian menyimpulkan bahwa secara parsial baik komunikasi
vertikal, komunikasi horizontal dan lingkungan kerja terbukti berpengaruh
signifikan terhadap motivasi kerja karyawan. Hasil analisis dan uji hipotesis
parsial pada variabel Komunikasi Vertikal (X ) didapatkan koefisien regresi
sebesar 0.172 dengan t
(X ) dengan koefisien sebesar 0.277 dengan t
Lingkungan Kerja (X ) dengan koefisien sebesar 0.458 dengan t
5.358 (sig. 0.000), dengan demikian H0 yang diajukan ditolak. Pengujian secara
simultan pada model dengan tiga predictor yang diteliti yaitu Komunikasi Vertikal
(X ), Komunikasi Horizontal (X ), dan Lingkungan Kerja (X ), juga di dapatkan
bukti adanya pengaruh simultan model tersebut terhadap Motivasi Kerja (Y) pada
karyawan PT. Awing dan Son Gresik. Hasil F
(Sig. 0.000) dengan F
model mampu menjelaskan Motivasi Kerja pada karyawan PT. Awing dan Son
Gresik mencapai 53.2%. Temuan-temuan mengkonfirmasi pentingnya peranan
komunikasi yang baik maupun lingkungan kerja yang sesuai harapan karyawan
dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan.