Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas pada produk Short
Pac. Kecacatan yang terjadi pada produk Short Pac terdiri dari 3 jenis yaitu cacat
gelembung pada bagian belakang sandaran produk, cacat pengelupasan pada bagian
kulit produk, dan kekuatan produk yang tidak maksimal. Apabila hal itu terjadi secara
terus menerus maka akan dapat menimbulkan kerugian pada perusahaan. Adanya
permasalahan ini maka peneliti mencoba memberikan solusi dengan metode Six
Sigma. Six Sigma merupakan salah satu metode perbaikan kualitas yang memiliki
tujuan untuk meningkatkan kinerja bisnis dan mengurangi berbagai variasi proses
yang merugikan. Alat pengendalian kualitas yang digunakan yaitu dengan pendekatan
DMAIC (Define, Measure, Analysis, Improve, Control), Check Sheet, Pareto
Diagram, Fishbone Diagram serta analisis 5W + 1H untuk perbaikan. Hasil
pengukuran dengan menggunakan Check Sheet dan Pareto Diagram menunjukkan
bahwa jumlah cacat atau defect sebesar 106 unit. Jenis kecacatan yang dominan
adalah jenis cacat gelembung pada bagian belakang sandaran produk sebesar 60 unit,
diikuti dengan cacat pengelupasan pada bagian kulit produk sebesar 26 unit, dan cacat
kekuatan produk yang tidak maksimal. Hasil perhitungan DPMO bahwa nilai sigma
pada cacat gelembung ada pada level 4, cacat pengelupasan ada pada level 4,3 dan
cacat kekuatan ada pada level 4,3 juga. Kemudian dilanjutkan mengidentifikasi cacat
produk dengan menggunakan fishbone diagram dan melakukan perbaikan dengan
menggunakan analisis 5W + 1H (what, why, where, when, who, how).