Abstract :
Penerapan Kurikulum 2013 sebagai perbaikan dari kurikulum KTSP
diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Ada banyak
komponen yang melekat pada Kurikulum 2013 dan yang paling menonjol
adalah pendekatan dan model pembelajarannya. Permendikbud Nomor 65
Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah telah
mengisyaratkan tentang perlunya proses pembelajaran yang dipandu dengan
kaidah ilmiah (saintifik). Pendekatan saintifik adalah suatu pendekatan ilmiah
dimana dalam proses pembelajaran terdiri atas lima pengalaman belajar pokok
yaitu: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan
mengkomunikasikan. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik dapat
diterapkan dalam tiga model pembelajaran salah satunya adalah model
pembelajaran berbasis masalah. Persamaan dan fungsi kuadrat adalah salah
satu materi matematika yang didalamnya banyak memuat permasalahan yang
berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui keefektifan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran
berbasis masalah pada materi persamaan dan fungsi kuadrat kelas X-MIA 1
SMA Negeri 1 Kebomas Gresik.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian
one shot case study. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X-MIA 1
SMA Negeri 1 Kebomas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, tes dan angket. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar
pengamatan pengelolaan kelas, lembar pengamatan penilaian sikap, lembar
penilaian pengetahuan, lembar penilaian keterampilan, dan lembar angket
respon peserta didik terhadap pelaksanaan pembelajaran.
Berdasarkan analisis data dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
pembelajaran matematika menggunakan pendekatan saintifik dengan model
pembelajaran berbasis masalah pada materi persamaan dan fungsi kuadrat
kelas X-MIA 1 SMA Negeri 1 Kebomas Gresik adalah efektif karena telah
memenuhi semua kriteria keefektifan yang telah ditentukan.