Abstract :
Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah tentang ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar matematika berdasarkan teori multiple intelligences. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan populasi peserta didik kelas IX SMP Negeri 2 Manyar Gresik tahun ajaran 2014-2015. Sampel yang diambil menggunakan prosentase 40% dari delapan kelas dengan menggunakan teknik stratified purposive sampling dan kelas yang terpilih adalah kelas IX-A, IX-B, dan IX-C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan linguistik, kecerdasan logika-matematika, kecerdasan visual-spasial, kecerdasan kinestik, kecerdasan musik, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal, dan kecerdasan naturalis.
Data yang diperoleh menggunakan instrumen penelitian berupa angket multiple intelligences dan tes hasil belajar matematika. Setelah dilakukan tes multiple intelligences terdapat 8 peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan linguistik, 11 peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan logika-matematika, 12 peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan visual-spasial, 7 peserta didikyang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan kinestik, 8 peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan musik, 10 peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan intrapersonal, 15 peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan interpersonal, dan 4 peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan naturalis.
Kemudian setelah dikaji dan dianalisis, berdasarkan hasil pengolahan secara statistik dengan taraf signifikan = 0,05 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan linguistik, kecerdasan logika-matematika, kecerdasan visual-spasial, kecerdasan kinestik, kecerdasan musik, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal, dan kecerdasan naturalis. Perbedaan itu terdapat pada (1) kelompok peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan logika-matematika dengan kelompok peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan kinestik, kecerdasan musik, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal, dan kecerdasan naturalis. (2) kelompok peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan visual-spasial dengan kelompok peserta didik yang memiliki kecenderungan potensi kecerdasan kinestik, kecerdasan musik, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal, dan kecerdasan naturalis.