Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan pengamatan penulis pada anak
tunarungu yang memiliki fisik yang sama seperti anak normal. Akan tetapi
pendengaran mereka kurang dari 70 dB sehingga mereka mengalami kesulitan
atau hambatan dalam proses pembelajaran. Media petak pintar diharap kan
dapat membantu anak didik dalam memahami konsep matematika pada materi
penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.Tujuan dari penelitian ini adalah
mendeskripsikan pembelajaran matematika dan mendeskripsikan ketuntasan
anak tunarungu setelah mengikuti pembelajaran matematika dengan media
petak pintar pada operasi hitung bilangan bulat.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek
penelitian adalah anak tunarungu kelas V yang berjumlah 3 anak. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan dokumentasi.
Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti dan lembar tes hasil belajar.
Hasil dari penelitian ini adalah (a) Guru menjelaskan tujuan
pembelajaran kepada anak didik disertai dengan isyarat dan ucapan guru harus
jelas agar bisa di baca/ dipahami anak didik, (b)Guru memperagakan atau
mempertunjukka nmedia petak pintar kepada anak didik, (c) Guru
memberikan tugas berupa LKS yang difokuskan dengan baik untuk dikerjakan
di kelas, (d) Guru mengevaluasi hasil kerja anak didik.Ketuntasan belajar
secara klasikal dikatakan tuntas.