Abstract :
Pendidikan mempunyai peranan yang penting bagi kemajuan bangsa.
Matematika merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang mendasari
perkembangan teknologi modern, oleh karena itu diajarkan dari tingkat dasar
sampai tingkat atas. Namun faktanya banyak peserta didik yang merasa
kesulitan dalam belajar matematika. Oleh karena itu perilaku mencari bantuan
merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukannya. Untuk membantu peserta
didik agar dapat meningkatkan usaha mencari bantuan dalam masalah adalah
dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share
(TPS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan guru
dalam mengelola pembelajaran, hasil belajar peserta didik setelah pembelajaran,
serta perilaku mencari bantuan akademik peserta didik dalam pembelajaran
kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) Di Kelas VIII SMP Negeri 2 Kebomas.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek
penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-G SMP Negeri 2 Kebomas tahun
ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 32 peserta didik dan kemudian diambil 6
peserta didik untuk diobservasi. Metode pengumpulan data yang di gunakan
dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes dan metode angket.
Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi kemampuan guru dalam
mengelola pembelajaran, lembar observasi perilaku mencari bantuan akademik
peserta didik, tes hasil belajar dan lembar angket perilaku mencari bantuan
akademik peserta didik.
Hasil dari analisis data diperoleh bahwa kemampuan guru dalam
mengelola pembelajaran dikatakan baik. Hasil belajar peserta didik tergolong
tuntas. Sedangkan persentase dari perilaku mencari bantuan adaptif dimana
peserta didik mencari bantuan untuk meningkatkan kemampuan menyelesaikan
masalah secara independen adalah 68,75%, sedangkan persentase perilaku
mencari bantuan eksekutif dimana peserta didik mencari bantuan untuk
memperoleh tugas dengan segera adalah 12,5%, dan persentase perilaku
mencari bantuan tertutup dimana peserta didik mencari bantuan untuk menutupi
ketidakmampuan adalah 18,75%.