Abstract :
Berdasarkan observasi, proses pembelajaran matematika sering kali
masih terpusat pada guru, guru sangat mendominasi proses belajar mengajar.
guru hanya menggunakan cara pengajaran dengan menjelaskan materi
pelajaran dan memberi tugas tanpa menggunakan variasi mengajar. Hal ini
membuat peserta didik merasa jenuh sehingga kurang aktif dalam
pembelajaran. Oleh karena itu dalam penelitian ini menggunakan model
pembelajaran yang dapat membuat peserta didik aktif sehingga dapat
meningkatkan prestasi peserta didik yaitu model pembelajaran kooperatif tipe
two stay two stray.
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan jenis penelitiannya
adalah eksperimen quasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah
prestasi belajar peserta didik pada kelompok eksperimen yang menggunakan
model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray lebih tinggi dari pada
prestasi belajar peserta didik pada kelompok kontrol/pembanding yang
menggunakan model pembelajaran konvensional pada pokok bahasan sistem
persamaan linier dua variabel kelas VIII.Populasi penelitian ini adalah kelas
VIIIA dan kelas VIIIB pada MTs Tarbiyatul Aulad Desa Wedani Kecamatan
Cerme Tahun pelajaran 2014-2015, dan sampel penelitian sama dengan
populasi penelitian sebanyak 60 peserta didik (dua kelas). Penetapan kelas
yang menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan setelah
uji homogenitas dilakukan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah
metode tes dan metode dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data yang dilakukan maka
diperoleh = 2.13, =1,645 sehingga > , berarti Ho ditolak
dan H1 diterima maka diperoleh kesimpulan bahwa peserta didik yang diajar
dengan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray hasil belajarnya
lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik yang diajar dengan model
konvensional.