Abstract :
LKS merupakan salah satu bahan ajar cetak yang digunakan guru untuk
kegiatan belajar mengajar. LKS yang digunakan secara umum, berisikan materi
pembelajaran, contoh soal dan soal latihan, yang soal-soal latihan tersebut hampir
sama dengan contoh soal, sehingga peserta didik kurang aktif dalam menggunakan
fungsi kognitifnya. Karakteristik dalam penggunaan fungsi kognitif disebut sebagai
gaya kognitif, yang dibagi menjadi 2 yaitu Field Dependent (FD) dan Field
Independent (FI). Kedua gaya kognitif tersebut mempunyai ciri yang berbeda. Salah
satunya adalah peserta didik yang bergaya kognitif FI lebih suka dengan pelajaran
sains sedangkan peserta didik FD lebih suka pelajaran yang bermuatan sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis masalah ditinjau dari
gaya kognitif peserta didik pada materi aljabar untuk SMP kelas VIII.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Penelitian dirancang
dengan mengikuti tahap-tahap model pengembangan 4D oleh S. Thiagarajan, yaitu
tahap define, design, develop dan disseminate. Akan tetapi tahap disseminate tidak
dilakukan karena terkendala waktu dan biaya. Instrumen yang digunakan dalam
penelitian ini adalah GEFT (Grup Emmbeded Figure Test) yang digunakan untuk
mengetahui gaya kognitif peserta didik dan angket penilaian LKS untuk dosen ahli
dan guru matematika yang di gunakan untuk mengetahui aspek kevalidan LKS, serta
soal tes uji kompetensi hasil belajar digunakan untuk mengetahui aspek keefektifan
LKS.
Hasil test GEFT di SMP NU 2 Gresik menunjukan bahwa peserta didik yang
bergaya kognitif Field Dependent (FD) lebih dominan dibandingkan dengan perserta
didik bergaya kognitif Field Independent (FI). LKS yang dikembangkan disesuaikan
dengan ciri-ciri gaya kognitif Field Dependent (FD). Kualitas produk yang dihasilkan
berdasarkan aspek kevalidan LKS memenuhi kriteri B (Baik) dan juga aspek
keefektifan LKS berkatagori baik, sehingga produk yang dikembangkan efektif untuk
digunakan.