Abstract :
PT. Indonesia Prima Spring merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
Manufaktur coil spring, dimana dalam proses coling terdapat urutan beberapa
mesin antara lain Haeting, Cooling,dan Tempering. Pada periode Agustus 2017
sampai Februari 2018, produktivitas mesin coiling mengalami penurunan yang
diakibatkan salah satunya oleh downtime. Berdasarkan permasalahan ini Berapa
nilai Overall Equipment Effectiveness mesin coiling serta Apa usulan perbaikan
yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai Overall Equipment Effectiveness
mesin coiling menuju OEE kelas dunia.Untuk meningkatkan nilai Overall
Equipment Effectiveness mesin cooling maka perlu dilakukan perhitungan Sixbig
Losses serta Fishbone Diagram , dan FMEA sehingga akar penyebab rendahnya
OEE diketahui.Dari hasil penelitian diketahui nilai OEE periode Agustus 2017
sampai dengan Februari 2018 mesin cooling dibawah nilai ideal OEE 85,00%,
yakni rata-rata sebesar 57,78 %, hasil analisis Sixbig Losses diketahui losses yang
paling mempengaruhi rendahnya OEE adalah equipment loss dan reduce speed
loss. Yaitu presentase kumulatif sebesar 72,54 menimbulkan loss time sebesar
59.413 menit.Akar masalah dominan penyebab equipment loss adalah baut kendor
penyebab dominan reduce speed loss adalah Treatment trobel.Salah satu
rekomendasi perbaikan equipment loss adalah pelaksanaan automous
xi
maintenance, sedangkan untuk rekomendasi reduce speed loss salah satunya
adalah Melakukan pembersihan gram secara berkala serta pesirkulasian oli