Abstract :
Pemahaman akan pengertian dan pandangan guru terhadap metode mengajar akan mempengaruhi peranan dan aktifitas dalam belajar. Persoalan matematika yang sering dihadapi anak adalah sering kali anak kurang terampil mengoperasikan aritmatika, kebanyakan dari mereka kurang cepat, tepat dan teliti dalam menyelesaikan soal, Misalnya pada materi perkalian. Oleh karena itu pembelajaran matematika harus dibuat menarik dan menyenangkan salah satunya yaitu dengan teknik rabdiologia napier bone?s.
Oleh karena itu, peneliti ingin memberikan salah satu alternatif untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan teknik rabdiologia napier bone?s. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru, mendeskripsikan aktivitas peserta didik, dan mendeskripsikan hasil belajar peserta didik setelah penerapan pembelajaran matematika teknik rabdiologia napier bone?s.
Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk menyelidiki keadaan, kondisi yang mana subyek penelitian adalah peserta didik kelas IV MI. Miftahul Ulum yang berjumlah 32. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dan metode tes. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar pengamatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, lembar aktivitas peserta didik, dan lembar tes hasil belajar peserta didik. Sedangkan metode analisis data dilakukan secara statistik dan mendeskripsikannya secara kualitatif.
Hasil-hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran matematika dengan teknik Rabdiologia Napier Bone?s termasuk dalam kategori baik. (2) Aktivitas peserta didik termasuk kategori aktif (3) Ketuntasan belajar klasikal tercapai.