Abstract :
Pemahaman konsep dapat diartikan sebagai kemampuan peserta didik
untuk memahami suatu materi pelajaran dengan pembentukan pengetahuannya
sendiri dan mampu mengungkapkan kembali dalam bentuk lain yang mudah
dimengerti serta mengaplikasikannya. Dengan memahami konsep, maka peserta
didik mampu menjelaskan, menghubungkan, memberi contoh, dan
mengaplikasikan pemahamannya itu dalam proses berfikirnya sehingga peserta
didik memperoleh pengalaman kognitif yang bermakna. Salah satu model
pembelajaran yang dapat menggali pemahaman konsep peserta didik dalam
belajar matematika adalah model pembelajaran CORE dan model pembelajaran
AIR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah perbedaan antara
pemahaman konsep matematika yang menggunakan model pembelajaran
CORE dengan AIR di MTs Nurul Huda Leran.
Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan populasi seluruh
peserta didik kelas VIII MTs Nurul Huda Leran tahun pelajaran 2016/2017.
Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIII A yang
berjumlah 22 peserta didik dan kelas VIII C yang berjumlah 21 peserta didik.
Untuk menentukan kelas CORE dan kelas AIR dipilih dengan menggunakan
teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan
adalah metode dokumentasi dan tes. Data dokumentasi berupa nilai Ulangan
Akhir Semester (UAS) Ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Instrumen penelitian
yang digunakan adalah soal tes pemahaman konsep matematika berbentuk
uraian yang sebelumnya diuji validitas dan reliabilitasnya.
Hasil dari analisis data diperoleh bahwa ada perbedaan antara
pemahaman konsep matematika yang menggunakan model pembelajaran
CORE dengan AIR di MTs Nurul Huda Leran.