Abstract :
Pada setiap kegiatan supply chain perusahaan tidak akan lepas dengan resikoresiko,
termasuk juga pada PT.TJAKRINDO MAS (DIVISI PIPA DAN
SAMBUNGAN). Maka dari itu manajemen resiko pada kegiatan supply chain atau
Supply Chain Risk Management (SCRM) sangat dibutuhkan pada perusahaan. Saat
ini PT.TJAKRINDO MAS (DIVISI PIPA DAN SAMBUNGAN) belum memiliki
(SCRM), akibat belum adanya (SCRM) menimbulkan gangguan pada masing-masing
kegiatan supply chain perusahaan. Pada penelitian ini digunakan metode House Of
Risk (HOR) dan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) untuk mengatasi resiko
pada kegiatan supply chain PT.TJAKRINDO MAS (DIVISI PIPA DAN
SAMBUNGAN). Penggunaan metode House Of Risk dilakukan dengan melakukan
mitigasi terhadap resiko-resiko pada kegiatan supply chain perusahaan, dengan cara
mengidentifikasi, menganalisis mengevaluasi, menetapkan strategi penanganan pada
resiko-resiko supply chain perusahaan. Selanjutnya adalah melakukan pembobotan
strategi penanganan untuk membobotkan tingkat kepentingan pada masing-masing
strategi penanganan, menggunakan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP).
Dari hasil penelitian terdapat 52 (Risk Event), 22 (Risk Agent) prioritas dan peneliti
mengusulkan 14 strategi penanganan prioritas. Dari hasil penelitian ini diharapkan
bisa menjadi rekomendasi perbaikan pada kegiatan supply chain PT.TJAKRINDO
MAS (DIVISI PIPA DAN SAMBUNGAN).