Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan metode Inquiry
dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada peserta didik, sehingga peserta didik
mampu bertanggung jawab dan percaya diri. Metode penelitian ini menggunakan
metode kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif.
Sumber data yang digunakan untuk penelitian ini yaitu terdiri dari 2 data yaitu
data primer berupa guru Akidah Akhlak dan siswa-siswi kelas VIII sedangkan
data sekundernya berupa Kepala Sekolah dan data lainnya yang mendukung
penelitian ini. Teknik pengambilan data pada penelitian ini berupa observasi,
wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa deskriptif-kualitatif.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode inquiry dalam
pembelajaran Akidah Akhlak yang ada di MTs Muhammadiyah 07 Pantenan
mampu menanamkan aspek kemandirian dalam metode Inquiry yaitu siswa lebih
bertanggung jawab, lebih percaya diri, dapat berinteraksi dengan kepada sesame
teman maupun guru. Dalam metode ini guru terlebih dahulu membuat langkahlangkah
pembelajaran yang sesuai dengan penggunaan metode inquiry. Adapun
kendala yang dihadapi guru yaitu: a) Terbatasnya sarana dan prasana (AlQur?an
dan buku) sehingga siswa kesulitan di dalam mengikuti metode inquiry yang
diterapkan, (b) Sikap individualis siswa, (c) Kapasitas siswa dalam kelas yang
tidak sama dapat menghambat penerapan metode inquiry menjadi kurang
maksimal, (d) Waktu yang terbatas untuk pambelajaran Aqidah Akhlak sehingga
secara otomatis penerapan metode ini dalam pelajaran agama menjadi kurang
efektif. Adapun upaya guru untuk mengatasi kendala tersebut yaitu: (a)
Menekankan pada siswa untuk selalu membawa Al-Qur?an pada saat
pembelajaran Aqidah Akhlak berlangsung dan memperbanyak sumber belajar
dalam perpustakaan, (b) Guru yang menentukan pembagian kelompok dan
memberi poin terhadap kelompok yang aktif dan kompak, (c) Guru membagi
kelompok dengan seimbang antara yang cepat dalam belajar dengan yang lambat
dalam belajar sehingga yang cepat dalam belajar mampu memotivasi siswa
tersebut, (d) Memberi tugas siswa soal-soal yang jawabannya terdapat pada
referensi lain, dan lebih mengalokasikan waktu dengan baik.