Abstract :
PT. Swabina Gatra adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi air
minum dalam kemasan, yang memiliki merk ?SWA?. Pada mesin produksi yang
terdiri dari mesin filling cup, botol dan galon sering mengalami kerusakan diluar
jadwal waktu perencanaan perawatan mesin tersebut. Kerusakan mesin tersebut
mengakibatkan terhentinya proses produksi, menurunnya keefektifan mesin dan
membengkaknya biaya perawatan. Ada 2 usulan untuk Merencanakan Perawatan
Mesin Filling agar lebih sistematis dan teratur yaitu perawatan mesin secara
korektif (kembali pada status baik) dan perawatan secara preventif atau
pencegahan (kembali pada status sebelumnya). Untuk Mesin Filling Cup
menggunakan usulan P3 yaitu Pemelihaaan Korektif pada status 4, Perawatan
Pencegahan pada status 2 dan 3, untuk Mesin Filling Botol menggunakan usulan
P2 yaitu Perawatan Korektif pada status 3 dan 4 dan Perawatan Pencegahan pada
status 2, dan untuk Mesin Filling Galon menggunakan usulan P1 yaitu Perawatan
Korektif pada status 4 dan Perawatan Pencegahan pada status 3. Biaya perawatan
yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk perencanaan perawatan mesin Filling
usulan I membutuhkan waktu selama 29 jam dengan biaya sebesar Rp. 7.490.472.
terjadi penghematan sebesar Rp. 14.600.678 (66%) dari biaya riil perusahaan
yaitu sebesar Rp.22.091.150. Sedangkan perencanaan perawatan mesin Filling
untuk usulan II berdasarkan perhitungan perawatan mesin yaitu membutuhkan
waktu selama 2 jam dengan biaya sebesar Rp. 528.364, terjadi penghematan
sebesar Rp. Rp. 21.562.787 (97%) dari biaya riil perusahaan sebesar
Rp.22.091.150. jadi yang sebaiknya digunakan adalah usulan II karena dapat
meminimalkan biaya lebih besar sebesar 97%.